PEMBUATAN PESTISIDA NABATI MURAH MERIAH

posted in: Berita | 0

PEMBUATAN PESTISIDA NABATI MURAH MERIAH

Tanaman serai atau sereh adalah tanaman anggota suku rumput – rumputan.Serai memiliki nama latin Cymbopogon Nardus L, tanaman serai berasal dari Srilanka..
Serai dapat tumbuh subur dan alami diberbagai kondisi tanah di daerah Tropika yang lembab, cukup sinar matahari serta dengan curah hujan yang tinggi, banyak terdapat di Pulau Jawa. Kandungan sebyawa pada serai : Geraniol, Sitronelol, Minyak atsiri,Geranil butirat, Eugenol, Limonen, dll.

Senyawa ini yang paling berperan dalam pengendalian hama adalah Sitronelol  yang bermanfaat sebagai pengusir serangga hama seperi kutu tanaman,serangga dan cacing serai dapat digunakan untuk mengendalikan dan beberapa jenis jamur dan Minyak atsirinya berperan sebagai bakterisida. Jadi jika ada proses pembusukan pada tanaman atau bahan tanaman yang ada diatas permukaan tanah  maka  bakteri yang memilika sifat mengurai akan berhenti dengan sendirinya ( Bakteri mati ). Serai juga berperan sebagai insektisida dan nematisida.

Tembakau (Nocotiana tabacum) mengandung nikotin yang dapat digunakan untuk mengendalikan beberapa jenis hama seperti kutu-kutuan (thrips, kutu kebul, aphid, tungau), walang sangit dan ulat. Selain dapat menghambat dan menurunkan nafsu makan dari hama, pestisida nabati ini juga sangat aman untuk diaplikasikan karena tidak mengandung residu bahan kimia yang berbahaya bagi lingkungan.

Pestisida nabati alami dari tanaman serai dan tembakau ini dapat diterapkan pada tanaman padi, palawija, dan tanaman sayur – sayuran, dikarenkan Pestisida Nabati Alami ini tidak mengandung bahan kimia sehingga aman bagi sayuran kalau mau dikonsumsi.

Cara Membuat Pestisida Alami dari Tanaman Serai

  1. Haluskan bagian tanaman serai seperti bagian daun,batang dan akarnya.
  2. Setelah seluruh bagian tanaman benar – benar halus, Lanjutkan dengan merendam dalam air bersih, dengan perbandingan 1000 gr : 10  Liter air selama 24 jam.
  3. Untuk membuat pestisida nabati dengan bahan dasar tembakau, yaitu tembakau sebanyak 1000 gr : 10  Liter air dengan cara direndam  atau  direbus.
  4. Kemudian saring campuran serai dan tembakau tersebut supaya mudah diaplikasikan dengan handspreyer.
  5. Cara penggunaan nya campur cairan serai dan cairan tembakau yang sudah disaring
  6. Sabun colek sebagai perekat anti lapisan lilin pada serangga hama berikan 1 sendok makan tiap kali aplikasi ( 1 tangki handspreyer ). Jadi untuk tiap tangki handspreyer isi 14 liter membutuhkan larutan serai dan tembakau sebanyak 250 ml + sabun colek 1 sendok makan.

Cara menerapkan/ aplikasi pesnab adalah dengan cara disemprotkan  ke tanaman yang terkena hama dan penyakit, jika serangan dan penyakit pada tanaman tinggi, maka lakukanlah penyemprotan dengan bertahap sampai hama dan penyakit hilang.

PESTISIDA YANG AMPUH TIDAK HARUS MAHAL

SELAMAT MENCOBA