PELATIHAN PENGOPERASIAN ALAT RICE TRANSPLANTER

posted in: Berita | 0

 

Di era modernisasi seperti sekarang ini, Alat mesin pertanian (alsintan) telah menjadi kebutuhan untuk para petani dalam membantu menyelesaikan pekerjaannya di areal persawahan. Tidak hanya pasca panen, namun juga dalam pembudidayaan  tanaman, bantuan alat dan mesin pertanian semakin diperlukan. Seperti rice transpanter, alsintan yang membantu para petani dalam hal penanaman padi dirasa cukup efektif dalam upaya penghematan waktu dan tenaga.

Akhir-akhir ini Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Probolinggo melaksanakan pelatihan pengoperasian rice transplanter. Pelatihan ini bertempat di ruang pertemuan Alam Hijau desa Wangkal kecamatan Gading kab. Probolinggo pada hari rabu tanggal 7 februari 2018 dan dihadiri oleh beberapa Kepala UPTD beserta masing-masing 1 (satu) orang operator rice transplanter yang mewakili kelompok taninya. Pelatihan dilanjutkan dengan mempraktekkan secara langsung  cara bertanam padi dengan menggunakan rice transplanter di areal persawahan dekat dengan tempat pertemuan.

Dijelaskan oleh Moh. Syafi’I selaku petugas dari Yanmar (perusahaan dalam bidang rice transplanter), pelatihan ini sekaligus sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan dari petani atau operator mesin rice transplanter, sehingga diharapkan tidak lagi melakukan kesalahan yang membuat mesin tersebut mudah rusak saat pengoperasian. “Untuk konsumsi bahan bakar dapat menempuh kurang lebih 1 jam per 2 liternya. Selain itu untuk perawatan mesin harus rutin diganti olinya minimal setelah penggunaan mesin selama 300 jam.” Imbuhnya.

Terlihat juga antusiasme warga  dengan turun keareal persawahan tempat praktek rice transplanter berlangsung, mereka melihat bagaimana cara pengoperasian rice transplanter tersebut. Kedepan diharapkan alat ini menjadi suatu terobosan baru bagi petani dalam hal pembudidayaan padi, sehingga dapat menekan biaya produksi dan bisa meningkatkan penghasilan mereka.

By : Edy Saputro, Amd